Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Minggu libur
Beranda » Artikel Terbaru » Pengendalian Hama dan Penyakit Melon

Pengendalian Hama dan Penyakit Melon

Diposting pada 26 Agustus 2016 oleh pupuknasaorganik.com
Hama Penyakit Melon

Hama Penyakit Melon

 Hama

  1. Kutu Aphis (Aphis gossypii Glover )
    Ciri: mempunyai getah cairan yang mengandung madu dan di lihat dari kejauhan mengkilap. Aphis muda berwarna kuning, sedangkan yang dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaman. Gejala: daun tanaman menggulung, pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun dihisap hama. Pengendalian: (1) gulma selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama; (2) semprot Pestona atau Natural BVR.
  2. Thrips (Thrips parvispinus Karny)
    Ciri: menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa. Nimfa berwarna kekuning-kuningan dan dewasa berwarna coklat kehitaman. Serangan dilakukan di musim kemarau. Gejala: daun muda atau tunas baru menjadi keriting, dan bercak kekuningan; tanaman keriting dan kerdil serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Gejala ini harus diwaspadai karena telah tertular virus yang dibawa hama thrips. Pengendalian: menyemprot dengan Pestona atau Natural BVR. 

Penyakit

  • Layu Bakteri
    Penyebab: bakteri Erwina tracheiphila E.F.Sm. Penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng-oteng (Aulacophora femoralis Motschulsky). Gejala: daun dan cabang layu, terjadi pengerutan pada daun, warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati; daun tanaman layu satu per satu, meskipun warnanya tetap hijau. Apabila batang tanaman yang dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang. Pengendalian: penggunaan Natural GLIO sebelum tanam.
  • Penyakit Busuk Pangkal Batang (gummy stem bligt)
    Penyebab: Cendawan Mycophaerekka melonis (Passerini) Chiu et Walker. Gejala: pangkal batang seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat dan kemudian tanaman layu dan mati; daun yang terserang akan mengering. Pengendalian: (1) penggunaan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban di sekitar pangkal batang dan mencegah luka di perakaran maupun pangkal batang karena penyiangan; (2) daun yang terserang dibersihkan. (3) gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai pencegahan.

Catatan: Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

Gulma
Gulma (tumbuhan pengganggu) merugikan tanaman, karena bersaing zat hara, tempat tumbuh dan cahaya. Pencabutan gulma harus dilakukan sejak tumbuhan masih kecil, karena jika sudah besar akan merusak perakaran tanaman melon.

Bagikan informasi tentang Pengendalian Hama dan Penyakit Melon kepada teman atau kerabat Anda.

Pengendalian Hama dan Penyakit Melon | Pupuk Organik Nasa

Belum ada komentar untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Melon

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Temukan Kami

Tentang PupukNasaOrganik.com

PupukNasaOrganik.com adalah Toko Online yang menjual aneka Produk dari PT. Natural Nusantara seperti produk pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, kecantikan dan pestisida organik

Statistik Pengunjung

Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan