Cara Memperbanyak Buah Cabe Rawit Panen Meningkat

Cara Memperbanyak Buah Cabe Rawit Panen Meningkat 

Penentuan lokasi budidaya merupakan tahapan awal yang perlu diperhatikan. Karena tanaman cabe rawit akan tumbuh dengan baik jika syarat dan kebutuhan tanaman untuk hidup tercukup dengan baik, dalam hal ini budidaya cabe rawit sangat tergantung dengan kondisi lingkungan budidaya.

Pemilihan bibit cabe rawit dari kualitas tanaman induk yang unggul dan tidak berpenyakit. Karena benih yang berkualitas baik dan unggul akan menghasilkan tanaman yang subur, tahan terhadap penyakit sehingga dapat menghasilkan buah cabe rawit yang lebat dan dengan kualitas yang baik pula.

Biji benih kemudian direndam dengan larutan POC NASA dosis 0,5 - 1 tutup botol/liter air hangat (sehangat kuku), benih direndam semalaman. Benih yang terapung saat direndam sebaiknya dibuang, karena hal tersebut menandakan benih tidak berkualitas bagus.




Fase Penyemaian Benih Cabe Rawit 


- Persemaian menghadap ke arah timur dengan naungan atap pelastik, untuk menghindari terik matahari dan air hujan.


- Media tumbuhan biji dibuat dari campuran tanah dan kompos yang telah disaring, dengan perbandingan 3 : 1. Pupuk kandang sebelum digunakan sebaiknya dicampur dengan Natural GLIO  sebanyak 100 gram untuk 25-50kg pupuk kandang dan diamkan selama 1 minggu. Lalu media tersebut dimasukan kedalam bolibag unkuran 4 x 6.


- Biji cabe diletakkan satu per satu ke tiap polibag, diletakkan tepat di tengah-tengah polibag lalu ditutup dengan lapisan tanah tipis dan pupuk kandang matang yang telah disaring.


- Lakukan penyiraman sehari 1 kali antara pukul 06.00 - 08.00 pagi hari, atau pukul 16.00-17.30 sore hari untuk perawatan media semai.


- Lakukan pemupukan seminggu sekali menggunakan SP36 : KCL : SUPERNASA (50 : 50 : 20gr) ke dalam 10-12liter air dikocorkan pada media semai sampai minggu ke 3.


Pengolahan Tanah dan Penanaman Bibit Cabe Rawit


Pengolahan tanah dilakukan bersamaan dengan saat persemaian cabe rawit, agar tidak memakan waktu lama. Sebelum dilakukan penanaman, tanah harus dibersihkan dari tanaman dan bebatuan yang dapat mengganggu tanaman cabe rawit nantinya. Tebarkan pupuk kandang 0,5 - 1 ton untuk 1000 m2 lahan. Lahan kemudian diluku dan digaru agar pupuk kandang tercampur rata. Lalu diamkan selama 1 minggu. Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton untuk 1000 m2 lahan. Dolomit berfungsi untuk menambah tingkat keasaman tanah.


Langkah selanjutnya membuat bedengan dan parit. Bedengan dibuat dengan lebar 100 cm dan parit dibuat dengan lebar 80 cm, jarak antar bedengan yaitu 80 cm.

Siramkan SUPERNASA dengan dosis 1 sdm, yang dicampur dengan 10 liter air, untuk menyiram bedengan kurang lebih sepanjang 5-10 meter.


Campurkan pupuk kandang 50-100 dengan Natural GLIO 100-200gr dan biarkan selama 1 minggu, lalu tebarkan ke bedengan. Tutup bedengan mulsa pelastik yang dilubangin dengan jarak tanam 60 x 70 cm dengan pola zig zag dan dibiarkan selama 1 minggu.


Setelah berumur 21-30 hss (hari setelah semai), lakukan pengontrolan terhadap benih cabe yang sedang disemai. Pada usia 21-30 hari, bibit yang tumbuh normal sudah memiliki 5-6 helai daun. Pilih bibit yang pertumbuhannya seragam, sehat, mulus, tidak terdapat cacat dan penyakit untuk dipindah tanaman ke lahan penanaman.


Waktu yang paling baik untuk proses penanaman ini yaitu pada pagi atau sore hari atau matahari tidak bersinar terik. Lepaskan plastik polybag semai dengan hati-hati dan jangan sampai merusak perakaran bibit. Masukan bibit cabe berserta bola tanahnya ke lubang tanam. Usahakan bola tanah jangan sampai pecah. Setelah selesai tanam, segera lakukan penyemprotan dengan POC NASA sebanyak 3-4tutup pertengki.



Cara Pemupukan Tanaman Cabe Rawit


- Pemupukan 1 (usia 1 minggu-4minggu), dosis untuk 10.000 pohon


Buat larutan induk dari 1 botol SUPERNASA ( 250 gr ) + 25 kg NPK + 200 liter air (1 drum), aplikasikan dengan cara :


1 liter larutan induk + 10 liter air, kocorkan pada tanaman cabe 1 pohon 200 ml (1 gelas), ini cukup untuk 50 pohon.


Dosis pemupukan diberikan usia 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu.


Penyemprotan 1


Dilakukan seminggu sekali dengan dosis 4 tutup POC NASA + 2 tutup PESTONA + 1/2 tutup AERO810, semprot pagi hari sebelum pukul 09.00 pagi.


Dosis ini diberikan usia 1 minggu sampai usia 4 minggu.


- Pemupukan 2 (usia 5 minggu-8 minggu), dosis untuk 5.000 pohon


Buat larutan induk dari 1 botol POWERNUTRITION ( 250 gr ) + 50 kg NPK + 200 liter air, aplikasikan dengan cara :


2 liter larutan induk + 10 liter air, kocorkan pada tanaman cabe 1 pohon 200ml (1gelas), Larutan ini cukup untuk 50 pohon, berikan seminggu sekali.


Penyemprotan 2


Dilakukan seminggu sekali dengan dosis 6 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK + 4 tutup PESTONA + 1/2 tutup AERO810 + 15 liter air (1 tangki)


- Pemupukan 3 (usia 9 minggu-20 minggu), dosis untuk 5.000 pohon.


Buat larutan induk dari 1 botol SUPERNASA (250gr) + 1 botol (250gr) + 75 kg NPK + 200 liter air diberikan seminggu sekali, aplikasikan dengan cara :


2 liter larutan induk + 10 liter air, kocorkan pada tanaman cabe 1 pohon 200ml (1 gelas), larutan ini cukup untuk 50 pohon.


Penyemprotan 3


Dilakukan seminggu sekali dengan dosis 8 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK + 6 tutup PESTONA + 1/2 tutup AERO810 + 15 liter air (1gelas).



CATATAN :


Pemberian Natural GLIO diberikan diminggu ke 4, 8, 12 dan 16, caranya campur dengan pupuk induk.


Tujuan pemberian Natural GLIO untuk mencegah serangan jamur (fusarium dan antraknose) serta layu bakteri.


Dosis Pupuk Makro (Kimia) Sesuai Rekomendasi Setempat / kebiasaaan Petani.

DENGAN PUPUK NASA PANEN CABAI RAWIT MENINGKAT
KONSULTASI DAN ORDER HUBUNGI KAMI.

0 Response to "Cara Memperbanyak Buah Cabe Rawit Panen Meningkat "

Post a Comment